Senin, 24 Oktober 2011

RADIKUS MAKANKAKUS



RADIKUS MAKANKAKUS Bukan Bintang Biasa adalah buku ketiga Raditya Dika yang berisi pengalaman – pengalaman Raditya Dika.
                 Pertama, dia harus menjadi seorang badut di MONAS Jakarta, untuk membuat skripsi. Awalnya dia iri kepada teman- temannya karena mereka sudah membuat pertanyaan ke sana kemari untuk membuat skripsi, tapi Radit belum mempunyai bahan apapun. Karena Radit bingung ingin menjadi apa, menjelma lah dia menjadi seorang badut.
                Kedua, Radit terkena kutukan orang NTB yang bernama Mbip. Radit dan teman- temannya terkena karma karena selalu saja membicarakan Mbip dan menertawakannya ketika mereka sedang menebenh di mobil Aryo(temannya). Terbentuklah Mbip Fans Club. Karma Mbip pun berlaku setelah dia kabur dari rumah karena merasa di pojokan oleh teman- temanya. Aryo spionnya di curi maling, Radit sering berantem denagn pacarnya, dan Hugo sering cacingan.
                Ketiga, Radit penasaran dengan APA ARTI HIDUP. Radit waktu kelas 3 SMA hidupnya tidak karuan. Dia sering cabut- cabutan dari sekolah, sering tidak mengumpulkan tegas, dan kerjanya hanya pacaran di bawah jendela ruang guru. Dan akhirnya Bu Irfah (wali kelas Radit) yang menyadarkannya. Sewaktu Radut presebtasi Biologi dia ditanya oleh Bu Irfah “apa yang di maksud dengan hidup?”, dan Radit tidak bisa menjawabnya. Pada suatu malam Radit mimpi kalau Bu Irfah memanggil namanya dari belakang dan terbang ke arah atas. Dan ternyata ketika Radit bangun dia mendapat SMS bahwa Bu Irfah telah menginggal. Dia menyesal belum bisa menjawab pertanyaan “apa arti hidup?” dari Bu Irfah .
                Ke empat, ibunya Radit membeli tempatkhursus yang berama Teknos Genius. Waktu itu Pak Rofik salah satu guru di sana sedang berhalanga hadir, beliau meminta untuk Radit yang mengajarkan anak- anak murud di sana. Radit sebenarnya bingung dia harus mengajar anak- anak SMP dan dia lupa pelajaran waktu dia SMP. Radit mengajar Bahasa Inggris dengan menggunakan Batik hijau bercorak emas, dengan rambut pirang,  sepatu pantofel, celana bahan, ditambah kantongplastik berisi Silver Queen dan Fruit Tea. Di saat belajar mengajar sedang berlangsung ada salah satu anak yang menjulukinya GURUKU SEPERTI MACAN.
                Radit ingin sekai lulus SPMB tapi dia tidak yakin. Dan akhirnya keyakinan yang membuat dia lulus SPMB dan di terima di UI. Dia senang sekali kerena bisa membuat orang tuanya bangga.........

Oleh : Irma.A

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | GreenGeeks Review