Senin, 24 Oktober 2011

LUKA TELAH MENYAPA CINTA



            Cerita diatas mengisahkan mengenai seorang gadis berusia 16 tahun yang bernama cinta.cinta  berasal dari keluarga yang berada serta berkecukupan tapi gadis itu sadar bahwa ia ta pernah tau  apa yang namanya cinta karena ia ta pernah sedikitpun mendapatkan arti cinta yang sebenarnya dari kedua orang tuanya yang selalu tak pernah berada dirumah demi memikirkan atau menimbun kekayaan nya untuk masa depan ke empat orang anaknya.
Cinta hanya bisa bertanya apa mami dan papi  cinta pada cinta kepada pembantu dungu yang selalu setia berada disisi nya dan ketiga adik perempuanyaa yang masih sangat membutukan kasih sayang dari edua orang tuanya. Sang pembantu hnya bisa menjawab dengan nada tegas menepis keraguannya  “tentu saja mereka sayang dan cinta kau” .
Cinta sedih karena kedua orang tuanya ta pernah ada disampingnya dan selalu sibuk dan yang diberikan pada cinta hanyalah uang dan tak pernah bermain dengan kami .Perempuan renta yang mengasuh cinta itu berfikir betapa malangnya keempat anak itu yang ta pernah mendapat asih sayang dari kedua orang tuanya yang ta pernah memperhatikan kesehatan dan kenyamanan kalian semua.karena ketidak puasan jawanban dari bibinya ddengan arti cinta yang sesungguhbya, sang bibi lalu mengajak cinta pergi ke perpustakaan keluarga dan hendak menyuruh cinta mencari yang berhubungan dengan cinta .dan didapatlah definisi cinta olehnya.
“Dengan cinta,yang pahit menjadi manis.
Dengan cinta,tembaga menjadi emas.
Dengan cinta,sampah menjadi jernih.
Dengan cinta,yang mati menjadi hidup.
Dengan cinta,raja menjadi budak.
Dan hanya dari ilmu,cinta itu dapat tumbuh.”
Cinta bercerita pada bibi mengenai teman laki laki yang sedang dekat dengan cinta dengan wajah memerah tapi saat perempuan renta itu terdian cinta pun marah dengan bibinya dan mulailah pertengkaran dan tak sedekat dulu cinta dengan bibinya ,sayangnya kedua orang tuanya tak menyadari gejolak cinta dari anaknya yang butuh perhatian agar tak menyesatkan baginya.Harinya dilalui dngan mulai mmakai lipstik dan pemerah pipi yang dulu tak pernak disentuhnya namun sekarang tak pernah absen didalam tasnya.
Suatu saat mak yang merawat cinta mendengar pertengkaran hebat dari mama yang memarahi cinta karena kesibukannya dengan ketiga adik cinta ta bisa menyempatkannya bertanya apa yang sedang terjadi pada cinta. Mak menyuruh cinta untuk bercerita disebuah kesempatan,mak pun menunggu,dan menunggu.tapi cintatak berkata apa-apa.hanya tersenyyum dan tersipu malu.
Kalau ada petir rasanya tak akan menghancurkan hati wanita renta itu seperti kabar yang disampaikan oleh cinta.cinta bercerita pada mak bahwa ia hamil.......wanita renta itu terdiam dan teringat saat tiga puluh tahun lalu ia diusir oleh kedua orang tuanya dan tidak diakui lagi anak karena kisah cintanya dengan kekasihya diwaktu muda dulu.ANDAI SAJA WANITA RENTA ITU MENCERITAKAN KEJADIAN ITU PADA CINTA SEBELUM IA MASUK KELUBANG YANG SALAH.sayangnya saat ini sudah tak mungkin rasanya dan kenyataan itu menhadang didepan mata cinta dan wanita renta itu.ANDAI.......
Isak cinta masih tedengar,diantara isak perempuan tua,dalam rumah bertingkat dua.
oleh : Agung tri

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | GreenGeeks Review