Cerita diatas mengisahkan mengenai
seorang gadis berusia 16 tahun yang bernama cinta.cinta berasal dari keluarga yang berada serta
berkecukupan tapi gadis itu sadar bahwa ia ta pernah tau apa yang namanya cinta karena ia ta pernah
sedikitpun mendapatkan arti cinta yang sebenarnya dari kedua orang tuanya yang
selalu tak pernah berada dirumah demi memikirkan atau menimbun kekayaan nya
untuk masa depan ke empat orang anaknya.
Cinta hanya bisa bertanya apa mami dan papi cinta pada cinta kepada pembantu dungu yang
selalu setia berada disisi nya dan ketiga adik perempuanyaa yang masih sangat
membutukan kasih sayang dari edua orang tuanya. Sang pembantu hnya bisa
menjawab dengan nada tegas menepis keraguannya
“tentu saja mereka sayang dan cinta kau” .
Cinta sedih karena kedua orang tuanya ta pernah ada
disampingnya dan selalu sibuk dan yang diberikan pada cinta hanyalah uang dan
tak pernah bermain dengan kami .Perempuan renta yang mengasuh cinta itu
berfikir betapa malangnya keempat anak itu yang ta pernah mendapat asih sayang
dari kedua orang tuanya yang ta pernah memperhatikan kesehatan dan kenyamanan
kalian semua.karena ketidak puasan jawanban dari bibinya ddengan arti cinta
yang sesungguhbya, sang bibi lalu mengajak cinta pergi ke perpustakaan keluarga
dan hendak menyuruh cinta mencari yang berhubungan dengan cinta .dan didapatlah
definisi cinta olehnya.
“Dengan cinta,yang pahit menjadi manis.
Dengan cinta,tembaga menjadi emas.
Dengan cinta,sampah menjadi jernih.
Dengan cinta,yang mati menjadi hidup.
Dengan cinta,raja menjadi budak.
Dan hanya dari ilmu,cinta itu dapat tumbuh.”
Cinta bercerita pada bibi mengenai teman laki laki
yang sedang dekat dengan cinta dengan wajah memerah tapi saat perempuan renta
itu terdian cinta pun marah dengan bibinya dan mulailah pertengkaran dan tak
sedekat dulu cinta dengan bibinya ,sayangnya kedua orang tuanya tak menyadari
gejolak cinta dari anaknya yang butuh perhatian agar tak menyesatkan
baginya.Harinya dilalui dngan mulai mmakai lipstik dan pemerah pipi yang dulu
tak pernak disentuhnya namun sekarang tak pernah absen didalam tasnya.
Suatu saat mak yang merawat cinta mendengar
pertengkaran hebat dari mama yang memarahi cinta karena kesibukannya dengan
ketiga adik cinta ta bisa menyempatkannya bertanya apa yang sedang terjadi pada
cinta. Mak menyuruh cinta untuk bercerita disebuah kesempatan,mak pun
menunggu,dan menunggu.tapi cintatak berkata apa-apa.hanya tersenyyum dan
tersipu malu.
Kalau ada petir rasanya tak akan menghancurkan hati
wanita renta itu seperti kabar yang disampaikan oleh cinta.cinta bercerita pada
mak bahwa ia hamil.......wanita renta itu terdiam dan teringat saat tiga puluh
tahun lalu ia diusir oleh kedua orang tuanya dan tidak diakui lagi anak karena
kisah cintanya dengan kekasihya diwaktu muda dulu.ANDAI SAJA WANITA RENTA ITU
MENCERITAKAN KEJADIAN ITU PADA CINTA SEBELUM IA MASUK KELUBANG YANG
SALAH.sayangnya saat ini sudah tak mungkin rasanya dan kenyataan itu menhadang
didepan mata cinta dan wanita renta itu.ANDAI.......
Isak cinta masih tedengar,diantara isak perempuan
tua,dalam rumah bertingkat dua.
oleh : Agung tri


23.11
Eleven Science Four

0 komentar:
Posting Komentar