Joko dan Wulan memang sudah lama
mengenal,sejak masuk SMP hingga mereka sekarang kelas 3 SMP dan selalu satu kelas terus. Walaupun Joko anak
yag tergolong dari keluarga yang kurang mampu dan Wulan tergolong dari keluarga
yang kaya,dalam pertemanannya Wulan tidak pernah menganggap Joko seperti anak
babu. Wulan selalu menghargai Joko dan tidak pernah membeda – bedakan dengan
yang lain. Hingga pada suatu hari, Joko berkelahi dengan teman sekelasnya yang
bernama Gino dan Wulan sebagai ketua kelas memcoba untuk melerai perkelahian
itu. Saat melerai Joko , Gino inginmemeukul wajah Joko namun meleset sehingga
mengenai wajah Wulan hingga bibirnya terluka. Saat Joko ingin melindungi Wulan
dari pukulan kedua,tanpa sengaja Joko menyentuh badan Wulan. Pada saat itu Joko
merasakan perasaan berbeda, begitu juga dengan pada Wulan.
Sejak Kejadian itu mereka berdua
semakin dekat dan akrab dan pada akhirnya mereka berdua jadian.Karna hubungan
mereka tidak di restui oleh ke-2 orang tua Wulan,mereka sering sekali bertemu
secara diam – diam setiap pulang ssekolah. Hingga pada suatu hari Wulan dan
teman – temannya mendapat kabar bahwa Joko sedang sakit.Karena pada saat itu
sedang liburan kelulusan sekolah. Jadi, mereka dapat pergi menjenguk Joko .Sore
harinya Wulan bersama teman – temannya pergi ke rumah Joko. Setibanya disana
ternyata Joko sendirian, karena ibunya sedang tidak berada di rumah.Saat teman-
temannya sedang membeli makanan Wulan dan Joko melakukan perbuatan yang konyol
yang sebenarnya tidak boleh dilakukan oleh mereka sebelum ada ikatan
pernikahan. Memang pada saat itu keadaan di rumahnya samar – samar dan hanya
diterangi oleh lampu semprong.
Hingga dua bulan belakangan ini
mereka tidak pernah melihat Joko, karena
Joko sudah tidak melanjutkan ke bangku SMA. Akhir – Akhir ini Wulan merasakan
ada sesuatu yang berbeda dengan tubuhnya. Dia selalu ingin memakan rujak dan
tanpa sengaja teman Wulan mengatakan
“Kamu seperti orang ngidam” sampai
semalaman Wulan memikirkan Kata - kata itu. Wulan pun memutuskan untuk
menceritakan kepada Bu Nardi salah satu guru terdekat di SMP, Karena Wulan
tidak berani bercerita pada ibunya.
Bu Narti sangat senang dengan
kunjungan Wulan ke rumahnya.Wulan pun langsung menceritakan semuanya. Bu Narti pun kaget mendengar cerita
wulan. Kemudian Bu Narti mengantarkan Wulan pada seorang temannya yang
berprofesi sebagai dokter. Ternyata Wulan positif hamil. Bu Narti pun bercerita
panjang lebar pada orang tua Wulan,tentunya mereka kaget. Esoknya ayah Wulan
menemui JOko dan ibunya. Sesampainya disana Ayah Wulan hanya bisa berbicara
dengan ibunya Joko,Karena Joko sudah satu bulan ini menjadi burnan polisi.
Sebabnya adalah kaena Joko menganiaya orang. Jelas ayah Wulan kecewa dengan
perbuatan Joko . PAdahl Joko seperti itu sebab rasa kecewanya pada ibunya yang
telah membohongi identitas ayahnya selama ini. Ayah Wulan pun berniat
menikahkan Wulan dengan karyawannya karena pikirnya Joko tidak akan mampu
bertanggung jawab pada Wulan.
Hingga beberapa bulan kemudian Joko
menemui Wulan setelah dia mendapat berita kalau Wulan akan dinikahkan
dengan orang lain. Saat di perjalanan bersama Wulan, Joko terkejut melihat
cucuran darah di kaki Wulan kemudian ia bergegas membawa Wulan ke rumah sakit.
Saat itu juga Joko tau bahwa Wulan sedang mengandung. Begitu orang tua Wulan
dating dan tak lama kemudia polisi menangkap Joko yang sudah buronan beberapa
bulan ini. Hinggan pada waktunya Wulan melahirkan Joko tidak ada untuk
menemaninya. Wulan meminta ayahnya untuk membawa Joko ke rumah sakit. Tentunya
ayahnya tau harus pergi kemana, karena pada hari itu bertepatan dengan
meninggalnya ayahnya Joko. Ayah Wulan pun menemuin Joko, Joko pun pergi bersama
ayah Wulan secara diam – diam dari pihak kepolisian. Sebab sebenarnya Joko
hanya diiizinkan untuk menghadiri pemakaman ayahnya saja. Setibanynya di rumah
sakit Wulan sudah melahirkan seorang bayi laki – laki yang lucu. Joko tertegun
melihatnya, dibenaknya dia bertanya – tanya “inikah anaknya dengan wulan?”.
Joko menemani Wulan hingga dia sadar dari pingsannya dan hanya sedikit
berbicara dengan Wulan. Sesaat kemudian mereka kembali dipidahkan oleh waktu.
Karena Joko harus kembali untuk melanjutkan masa rehabilitasinya di Lembaga
Kenakalan Remaja.
oleh : Mutiara Suryadini


23.40
Eleven Science Four

0 komentar:
Posting Komentar